Senin, 02 November 2015

Isu Arsitektur Yang Berhasil dan Gagal

Isu Arsitektur Yang Berhasil dan Gagal

Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.
Secara tidak langsung pekerjaan sebagai seorang arsitek adalah pekerjaan yang mau tak mau harus berhadapan langsung dengan lingkungan, tentu saja pekerjaan yg berhadapan langsung dengan lingkungan ini hanya memiliki dua kemungkinan memperbaiki atau justru malah merusak. Kaitannya arsitek dengan lingkungan? Arsitek sendiri ialah orang yang bekerja dalam bidang lingkungan, yang mengolah lingkungan menjadi lingkungan yang baru sehingga menjadi layak dan pantas untuk seseorang melakukan suatu aktifitas sesuai dengan kebutuhan dan fungsi lingkungan yang telah diperbaharui. Jadi sebenarnya arsitek yang hebat atau arsitek yang berhasil ialah arsitek yang mampu mengolah lingkungan yang telah tidak layak atau kurang layak menjadi lingkungan baru yg lebih layak dan pantas untuk sebuah aktifitas tertentu tanpa mengubah ciri atau inti dari lingkungan itu.
Globalisasi juga membawa gelombang arsitektur luar negri masuk dan merebut proyek – proyek besar di dalam negeri, contoh; hotel – hotel mewah di Bali, bangunan –bangunan perkantoran di central bussines district, dan hampir semua mal di jakarta. Memang ada arsitek lokal beberapa yang berhasil meyakinkan klien besar seperti Ridwan Kamil yang mengerjakan master plan untuk Rasuna Epicentrum, atau Arkonin dan DCM , yang mendesain beberapa high rise building di jakarta, tapi selebihnya hanya menjadi local partner.
The biggest names in modern indonesian architecture:
Y.B Mangunwijaya Pr.
Karyanya yang terkenal adalah Bentara Budaya Jakarta, berbagai gereja dan kawasan pemukiman Kali Code.
Ridwan Kamil, Dalam karirnya berhasil berkontribusi dalam pembangunan Museum Tsunami Aceh dan Rasuna Epicentrum
Fredrich S Silaban, karyanya menghiasi ibukota Jakarta. Siapa yang tidak kenal Monumen Nasional, Gelora Senayan dan tentunya yang paling membangakan adalah Masjid Istiqlal. Bangunan masjid terbesar di Asia Tenggara
Achmad Noeman, terkenal sebagai Maestro Arsitektur Masjid Indonesia. Sudah banyak karyanya seperti Masjid Salman ITB, Masjid Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki, Masjid at-Tin Jakarta, Masjid Islamic Center Jakarta, Masjid Soeharto di Bosnia dan Masjid Syekh Yusuf di Cape Town, Afrika Selatan. Namun karyanya yang melambungkan namanya adalah Masjid Salman di ITB, masjid ini berdiri gagah tanpa kubahnya.
Soejodi Wiroatmodjo, arsitek dari gedung MPR/DPR yang sangat ikonik, Gedung Sekretariat ASEAN, Gedung Kedubes Prancis di Jakarta, Gedung Konsulat Indonesia di Beograd, Gedung KBRI di Kuala Lumpur, dan Stasiun PLTA di Karang Kates, Jawa Timur. Selain itu, Soejoedi turut merancang masterplan tata kota Kotamadya Pontianak, Kalbar, masterplan daerah pariwisata Nusa Dua, Bali, dan masterplan pengembangan pariwisata Jawa Tengah.
Hendra Hadiprana, Arsitek satu ini karyanya berada di Hong-Kong: Ramayana Galleries Hotel Hilton dan Bank Niaga Indonesia. Selain itu karyanya juga meliputi hotel-hotel di Indonesia.
dan tentunya masih banyak lagi arsitek dalam negeri yang berhasil.
Dalam bidang arsitektur bila membangun sesuatu itu memiliki 3 persyaratan utama yaitu Firmitas,Utilitas dan Venustas.
a. Firmitas
Firmitas yaitu kekuatan, kekokohan dan daya tahan sebuah karya arsitektur dan tahan terhadap gangguan apapun. Yang dimaksud adalah suatu karya tidak mudah runtuh terhadap angin, badai, ataupun gempa yang mengguncangnya. Firmitas ini lebih ditujukan kepada dasar perhitungan struktur dan juga pertimbangan- pertimbangan secara sistematis.
b. Utilitas
Utilitas yaitu kecocokan antara sebuah karya arsitektur ketika selesai dibangun dan tujuan pemakaiannya. Bisa juga disebut sebagai fungsi dalam penggunaan bangunan. Bangunan bisa dikatakan berhasil bila sarana penunjangnya juga baik dan fungsional. Dengan kata lain, karya arsitektur bisa dikatakan berfungsi jika arsitek tersebut sudah mengikuti ketentuan-ketentuan dan tata cara dalam peraturan yang sudah ada. Apabila arsitek tidak memenuhinya maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi kegagalan seperti jembatan kutai kertanegara tersebut.
c. Venustas
Venustas adalah salah satu syarat dalam pembangunan arsitektur menurut teori Vitruvius. Venustas ini mengartikan bahwa keindahan menjadi aspek penting dalam arsitek. Kalau tidak ada keindahan, bagaimana masyarakat dapat merasakan kehadiran arsitektur dalam bangunan. Keindahan yang dimaksud disini adalah rasa yang bisa dirasakan memalui 5 indra kita. Namun keindahan ini hanya bisa dirasakan pada zaman atau masanya saja atau bisa disebut keindahan formal. Bisa dibilang venustas ini merupakan style atau gaya bangunan dalam masanya. Dimana masyarakat sebagai penikmat, perasa dan yang memandang keindahan itu. Misalnya zaman dahulu bangunan Jakarta diadopsi dengan ornamen-ornamen karena dahulu masyarakat belanda menjajah Indonesia.
Mendapatkan keselarasan dari ketiga aspek diatas itu tidaklah mudah. Pengukuran, daya tahan sulit digabungkan dengan keindahan karena bisa membuat biaya pembangunan melebihi dari batas normal.
Dari ketiga teori tersebut apabila arsitek tidak mengikuti aturan dan tata cara perancangan yang sudah ada, maka bisa saja kegagalan arsitek dalam membangun itu terjadi lebih cepat dari yang diprediksikan. Selain itu dalam tahap pelaksanaan juga harus diperhatikan dari pra-rancangan sampai tahap pembuatan.
Kesimpulan:
arsitek yang berhasil adalah asritek yang mampu membuat sesuatu yang lama atau yang kurang layak dapat diperbaharui dengan memenuhi 3 syarat yaiutu Firmitas, Utilitas, dan Venustas yang juga memperhatikan dampak/pengaruh yang baik di masa yang akan datang atau masa jangka panjang.
kegagalan arsitek terjadi karena kurangnya ketelitian, pengamatan, dan pemikiran jangka panjang.
Referensi:

NAMA : RAKA RAHMANDIKA
KELAS : 2TB04
NPM : 28314853
DOSEN : BAPAK EDI SUTOMO

Senin, 12 Oktober 2015

Arsitektur Ekologi, Arsitektur Biologi, Arsitektur Lingkungan



ARSITEKTUR DAN LINGKUNGAN
Arsitektur Ekologi, Arsitektur Biologi, Arsitektur Lingkungan

FAKULTAS TEKNIK SIPIL & PERENCANAAN
ARSITEKTUR

NAMA      : RAKA RAHMANDIKA
NPM        : 28314853
KELAS     :  2TB04
DOSEN    : BAPAK EDI SUTOMO



DEFINISI ARSITEKTUR EKOLOGIS, BIOLOGI, DAN LINGKUNGAN



Arsitektur Ekologis

Ekologi arsitektur adalah keselarasan antara bangunan dengan alam sekitarnya,atau biasa disebut arsitektur yang berwawasan lingkungan, mulai dari Atmosfer, biosfer, Lithosfer serta komunitas. Unsur-unsur ini berjalan harmonis menghasilkan kenyaman, kemanan, keindahan serta ketertarikan.



 





Arsitektur Biologis

Dalam arsitektur dikenal istilah arsitektur biologis, yaitu ilmu penghubung antara manusia dan lingkungannya secara keseluruhan yang juga mempelajari pengetahuan tentang hubungan integral antara manusia dan lingkungan hidup, dan merupakan arsitektur kemanusiaan yang memperhatikan kesehatan.



 





Arsitektur Lingkungan

Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perencanaan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain parabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.



PERBEDAAN ANTARA ARSITEKTUR EKOLOGIS, BIOLOGIS DAN LINGKUNGAN

Ekologi arsitektur adalah keselarasan antara bangunan dengan alam sekitarnya, arsitektur biologis, yaitu ilmu penghubung antara manusia dan lingkungannya secara keseluruhan dan arsitektur biologi adalah arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro hingga ke level makro.

Senin, 28 September 2015

Singkat cerita pas naksir sama febi

Ganyangka diumur gw skng yg ke 19 thn ini dikasih org yg bener2 spesial sama allah dan ganyangka juga sih dia yang tadinya temen biasa pas sma sekarang bisa berubah jadi orang yang gw sayangin banget.
Dulu kita temen satu kelas, selama 2 tahun kita bareng2 *gapernah sekedar ngobrol atau saling sapa* (katanya sih dia sebel ama org somantep kaya gw)😑,

Gw suka sama dia dari awal masuk sma, dia manis,dia cantik,dia pendiem itu sih yg gw liat, singkat cerita gw pernah ikut bimbel b.inggris karna semangat ada dia, pas udh bayar satu semester dia malah ilang tau kemana😂  fakyah😂

Sampe akhirnya kita ditemuin dikelas yg sama dikelas ipa9 selama 2 tahun, gw baru tau sifat dan sikap dia yg bikin gw makin ahhhh sudahlah😍😙 dan cemen nya aing masih minder buat deketin dia (kita mah apa atuh udh pendek gendut lg) mau dapetin cewe cakep? Ngimpi!😢

Dan akhirnya setelah ngerasa pantes sama dia (udah ngerasa tinggi sama aga kurusan dikit hehe) ajaibnya juga dia lg single😆 gw beraniin diri deh buat deketin doi, dan cewe itu bernama FEBI PERMATA SARI😊 aneh juga sih kita bisa sedeket ini, dan akhirnya gw sadar dia cerewet abis aslinya😅.

Cuma mau bilang makasih buat kamu yg selalu buat semua jadi sempurna, makasih juga udh sabar bgt ngadepin bocah kaya aku, makasih feb makasih😙😘😚💖💕


#sekali2alay #ygtau2aja

Selasa, 16 Juni 2015

GELISAH


Kegelisahan berasal dari kata gelisah , yang berarti tidak tentram hatinya , selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Tidak lain dari semua itu adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Pada masing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar. Adapun bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnya mengeluarkan keringat dingin, jantungnya berdetak sangat kencang, tekanan darahnya naik pada kondisi. Serta dapat juga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahanhanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakansalah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.

Minggu, 14 Juni 2015

CITA CITA

Tentunya tak asing ditelinga kita tentang cita-cita suatu harapan tentang kesuksesan ataupun keberhasilan, yang mulanya juga mungkin tak lebih dari suatu pandangan akan bayang bayang hidup yang serba nikmat ataupun penuh dengan suka cita. Tentulah itu hanya mula dari pandangan kala kita masih sering “dikudang” oleh nenek atau kakek kita masa lampau. Namun seiring proses pembelajaran dewasa yang kita alami dari tempat, komunitas dan waktu yang berbeda tentunya menempa kita agar berpikir ulang tentang Cita-cita yang telah kita rencanakan lampu. Mungkin akan berubah ataupun akan menjadi lebih kuat cita-cita tersebut tergantung kita bagaimana kita menyikapi proses tersebut. seperti suatu ungkapan “kejarlah cita-citamu setinggi mungkin” yang merupakan mantra kalangan umum untuk tak pernah menyerah dalam mengejarnya.

Entah dalam usaha maupun motivasi agar menjadi nyata.
Dalam berbagai hal yang telah kita ketahui dalam kenyataan tersebut haruslah dibarengi dengan rasa suyukur, mental dan pengetahuan tentang potensi diri. Agar dalam menyikapi berbagai kenyataan yang tak sesuai kita dapat berpikir ulang dan dapat menentukan arah yang mungkin lebih baik lagi kedepannya. Seperti rasa syukur dalam hidup yang tak pernah kita tengok dalam kenyataannya, bila kita harus membelanjakan uang tolak ukur kita adalah orang sekitar kita. Yang pasti banyak dalam keadaan di bawah garis mampu dalam ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anggap saja makan sehari dengan dua kali saja sudah lumayan. Atau contoh nyata ya adalah para DPR yang secara jelas hambur-hambur uang dan yang lebih kasar adalah serakah jabatan. Maka haruslah kita merenungkan pantaskah kita dengan bangga dapat membelanjakan uang semau kita.

Untuk kita renungkan dalam proses hidup dalam mengejar cita-cita apakah hanya untuk kita saja nikmat hidup itu, keberhasilan yang kita banggakan, kepintaran dan kesempatan kita sebagai kaum akademis yang beruntung. Kawan  paham kita dan cita-cita haruslah menancap dan mulai kita mantabkan agar menjadi Insan Kamil yang sempurna Bermanfaat. Indonesia butuh kita segera !

Selasa, 05 Mei 2015

TANGGUNG JAWAB ORANG TUA TERHADAP ANAK

Apakah peran orang tua masih dominan dalam pendidikan anak-anaknya sekarang? Tugas itu, bila tidak semuanya, hampir semua sudah diambil alih oleh pemerintah. Hak mendidik anak yang seharusnya merupakan tanggung jawab orang tua, sekarang ada di tangan pemerintah. Pemerintah menentukan kebijakan-kebijakan dalam dunia pendidikan. Pemerintah menentukan apa yang akan diajarkan kepada siswa dan menentukan siapa yang mendidik mereka.

Peran pemerintah yang begitu besar mengundang beberapa pertanyaan. Apakah ada garansi bahwa guru mendidik murid seperti orang tua mendidik anaknya? Apakah ada garansi bahwa materi pendidikan sesuai dengan yang diharapkan oleh orang tua? Sejauh mana seharusnya pemerintah menentukan kebijakan pendidikan? Namun, masyarakat tidak begitu perduli dengan hal ini. Kalaupun ada yang peduli, isu-isu yang mereka ajukan tidak diabaikan.

Dituntut sebuah kesadaran, peran orang tua dan masyarakat untuk memperjuangkan pendidikan yang baik. Masih diperlukan banyak pemikiran bagaimana pendidikan yang menghasilkan anak didik yang taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan yang berkarakter.

KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

 Kerukunan antar pemeluk agama yang sama, yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin antar masyarakat penganut satu agama. Kerukunan ini harus terjaga, karena jika tidak, hubungan tak harmonis intern umat beragama bisa merusak atau berdampak pada masyarakat luas yang berbeda agama. Biasanya perbedaan tafsiran terhadap teks kitab suci dan pemahaman teologis dalam agama-agama memunculkan konflik serta perpecahan pada umat seagama. Konflik dan perpecahan yang melebar, bisa mengakibatkan rusaknya tatanan hubungan baik antar manusia, bahkan mengganggu kehidupan masyarakat luas.
Kerukunan antar umat beragama lain, yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin antar masyarakat yang memeluk agama berbeda-beda. Misalnya, kerukunan antar umat Islam dan Kristen, antara pemeluk agama Kristen dan Budha, atau kerukunan yang dilakukan oleh semua agama.
 Kerukunan umat beragama dengan pemerintah. Pemerintah adalah lembaga yang berfungsi memberlakukan kebaikan TUHAN Allah swt. kepada manusia; pemelihara ketertiban, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat. Namun, dalam kenyataan kesehariannya, seringkali terlihat bahwa, pemerintah dengan politik akomodasinya, bukan bertindak sebagai fasilitator kerukunan umat beragama, tetapi membela salah satu agama. Untuk itu, pemerintah harus bersikap adil dan preventif agar terbina stabilitas dan ketahanan nasional serta terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa